:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape.png,553,20,0)/kly-media-production/medias/2477110/original/008500800_1543303542-WhatsApp_Image_2018-11-27_at_14.22.25.jpeg)
Jakarta - Posisi Bima Sakti selaku pelatih Timnas Indonesia dalam tanda tanya menyusul kegagalan di Piala AFF 2018. Meski begitu, dia dipercaya bakal sukses di masa depan.
Ayah Bima Sakti, Tukiman, menuturkan keyakinan tersebut. Dia menceritakan pengalaman putranya saat masih menjadi pemain.
"Saya sangat bangga karena Allah memberikan nikmat kepada anak kami, Bima Sakti. Ia bisa pensiun di usia yang terbilang tua sebagai seorang pesepakbola, dan kemudian ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia," ujar Tukiman yang datang langsung dari Balikpapan, kota kelahiran Bima Sakti.
Tukiman tidak tutup mata dengan banyaknya kritik yang datang untuk putranya karena Timnas Indonesia tidak melangkah ke semifinal Piala AFF 2018. Namun, pria berusia 72 tahun itu yakin anaknya bisa berprestasi di kemudian hari, seperti halnya yang terjadi ketika masih menjadi pemain.
"Dulu ketika ia hendak menjadi pemain sepak bola pun, pernah dicoret dari tim. Namun, saya minta dia tidak putus asa dan akhirnya ia berhasil masuk sebuah tim, hingga akhirnya bisa memperkuat Timnas Indonesia," kenang Tukiman.
"Bima memang belum berpengalaman soal kepelatihan. Semoga ke depannya, ia bisa berprestasi. Kami sekarang hanya memohon kepada Allah, mudah-mudahan ke depan anak kami Bima Sakti bisa menjadi pelatih yang memiliki nama," harap sang ayah.
https://ift.tt/2DNDiXn
November 28, 2018 at 09:50AM from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2DNDiXn
via IFTTT
No comments:
Post a Comment